Tampilkan postingan dengan label Recycle dari Koran Bekas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Recycle dari Koran Bekas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Desember 2009

Menyulap Koran Bekas Jadi Berkualitas

| Fashion | Food | Craft |
Keyword: Recycle Product, Green Product, Global Warming, Produk Daur Ulang, Kertas Bekas, Koran Bekas, Furniture.
------------------------------------------------------------------
Tumpukan koran bekas yang ada di ruang baca seringkali mengganggu pemandangan. Ada baiknya Anda belajar dari ‘Trio’ Usman, Selly dan Fauzan mengolah Koran bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan mendatangkan fulus.

Jangan buang koran bekas Anda! Himbauan ini memang ada benarnya. Koran bekas, selain bisa dijual kiloan juga dapat ‘didaur ulang’ menjadi bentuk kerajinan. Kreatifitas dan kejelian menangkap peluang sudah semestinya muncul agar fulus terus menebal. Seperti yang dilakukan oleh ‘Trio’ Usman, Selly dan Fauzan.

Mereka bertiga berkolaborasi dalam menciptakan produk-produk yang terbuat dari bahan koran bekas. Melalui media yang sudah tak terpakai inilah dihasilkan karya seni yang berkualitas dan bernilai tinggi. Hasilnya berupa kerajinan seperti meja makan, lemari pakaian, meja kantor, meja lampu, bingkai foto, vas bunga, tatakan akuarium, tempat tissue, yang telah dikreasikan menjadi benda fungsional.

Menurut Fauzan, asal mula tercetusnya ide membuat produk dari koran bekas ini datang begitu saja. Pada saat itu pikiran mereka melayang-layang memikirkan apa yang harus mereka buat. Dalam benak Fauzan terlintas untuk menghasilkan sesuatu karya yang unik namun terbuat dari bahan yang tak terpakai alias sampah. Gayung pun bersambut. Ide kreatif Fauzan dipadu dengan ketrampilan tangan rekannya, Selly, menghasilkan sebuah produk dengan keindahan yang tak terduga sebelumnya.

Lantas mengapa koran bekas yang dipilih? Fauzan punya alasan. Sifat koran yang semakin hari semakin pudar warnanya inilah rupanya yang menjadi daya tariknya. Kepudaran itu yang nantinya akan membuat produk terlihat lebih unik dan klasik. “Kalau kertas yang lain seperti misalnya karton, mungkin semakin hari akan pudar juga seperti Koran. Tapi kalau menurut saya kepudaran yang terdapat pada karton tidak ada nilai seninya,” katanya.

Usaha yang dibangun sejak tiga tahun silam, tepatnya sekitar tahun 2005 ini diawali dengan modal usaha sekitar Rp 10 juta, yang digunakan untuk biaya produksi dan promosi. Upaya memperkenalkan produknya dilakoni Fauzan dan rekan-rekannya dengan rajin mengikuti berbagai pameran. Selain itu mereka juga aktif melakukan telemarketing dengan cara menghubungi teman dan para kenalan melalui via telepon.

Sumber: http://www.karir-up.com/2009/01/pesulap-limbah-dari-boyolali/
------------------------------------------------------------------
Artikel Terkait:
Dluwang Art: Mengangkat Derajat Koran Bekas
Sepatu dari Koran Bekas
Berbagai Produk dari Koran Bekas
------------------------------------------------------------------

Sepatu dari Koran Bekas

| Fashion | Food | Craft |
Keyword: Recycle Product, Green Product, Global Warming, Produk Daur Ulang, Kertas Bekas, Koran Bekas, Kerajinan.
------------------------------------------------------------------
ISU global warming yang semakin meluas di industri mode membuat para pelaku fashion berusaha mencari cara untuk menjadikan mode sebagai industri yang ramah lingkungan.

Desainer Colin Lin adalah salah satu insan mode yang peduli terhadap lingkungan dan berusaha membuat perubahan dengan merancang sepatu berbahan kertas koran bekas.

"Awalnya, dulu saya diprotes karena memiliki banyak sekali tumpukan kertas koran bekas. Lalu saya berpikir, jika hanya dibuang, tumpukan itu hanya akan menjadi sampah, jadi kenapa tidak menggunakannya untuk sesuatu yang bisa lebih berguna," ujar perancang asal Taiwan itu.

Dengan menggunakan kertas koran bekas sebagai bahan, Lin pun membuat sepatu dan tote bag. Tidak membutuhkan waktu lama bagi desainer berusia 50 tahun itu untuk memasarkan produknya, dan langsung meraih respons positif, terutama dengan semakin sadarnya masyarakat akan pemanasan global dan kerusakan lingkungan.

"Sekarang ini eco-product menjadi sesuatu yang populer. Saya rasa saya memasuki celah yang tepat," ujarnya.

Produk sepatu dan tas berbahan kertas Lin kini sudah tersebar jauh dari Taiwan, bahkan mencapai pasar Amerika dan Eropa, di mana eco-consumers berkembang pesat. Lin mengatakan, sejak diluncurkan tahun lalu, saat ini perusahaannya telah menjual lebih dari 4.000 pasang sepatu.

"Saya senang dengan perkembangan ini karena sejak dulu saya memang berkeinginan menciptakan koleksi yang merupakan sinergi fashion, kenyamanan, dan lingkungan," terang Lin, yang juga menggunakan material organik, seperti sisik ikan dan rafia.

Selain karena mengusung green fashion, produk Lin juga menjadi favorit karena mengandung filosofi dalam desainnya. Lin mengatakan, kebanyakan rancangannya terinspirasi dari cerita rakyat ataupun legenda baik dari Taiwan maupun China. Tentu saja, hal lain yang sangat memengaruhi penjualan produk Lin adalah harganya yang terjangkau.

Lin menjelaskan, dibutuhkan waktu 2?4 hari untuk membuat sepasang sepatu atau tas, yang kemudian dibanderol seharga USD100?150 untuk sepatu dan USD260 untuk tas.

"Saya menjaga proses pembuatannya tetap ramah lingkungan," ujar Lin, yang mengatakan bahwa dirinya tidak takut dengan plagiarisme.

"Saya justru mendorong agar lebih banyak industri yang melakukan ini. Saya hanya bisa berkontribusi sedikit terhadap sampah koran dan kertas bekas. Namun, bayangkan berapa banyak sampah yang akan terkurangi jika banyak orang di luar sana melakukan hal yang sama dengan saya," pungkasnya.

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2009/12/02/29/281014/desainer-taiwan-produksi-sepatu-dari-koran-bekas
----------------------------------------------

Artikel Terkait:
Dluwang Art: Mengangkat Derajat Koran Bekas
Menyulap Koran Menjadi Barang Berkualitas
Berbagai Produk dari Koran Bekas
------------------------------------------------------------------

Rabu, 23 Desember 2009

Dluwang Art: Mengangkat Derajat Koran Bekas

------------------------------------------------------------------
Apa yang akan kita lakukan jika disodori setumpuk kertas koran seperti ini? Sebagian besar dari kita akan ambil gampangnya, "jual saja pada tukang rosok! langsung beres." Tapi bagi Dluwang Art, barang yang sering kali dianggap tak berharga ini adalah sebuah komoditas yang memiliki nilai tinggi. Ditangan para perajin Dluwang Art, koran-koran ini diolah (bukan disulap) menjadi produk-produk yang usefull dan cantik. Produk-produk yang dihasilkan meliputi berbagai macam mulai dari dompet, tas kerja, tas sekolah, tas santai, vas bunga, bungkus kado, serta berbagai bentuk sandal, dan masih banyak lagi.

Produk-produk yang dihasilkan Dluwang Art 90% bahannya adalah koran bekas, sedang sisanya adalah pelapis agar kuat dan tahan air serta assesoris. Meskipun terbuat dari kertas koran, produknya dapat dipastikan kuat dan tahan air karena adanya dua lapisan luarnya. Lapisan pertama adalah lem kayu untuk memperkuat serta lapisan vernis sebagai lapisan kedua untuk mengkilapkan serta menjaga agar air tidak masuk kedalam pori-pori kertas. Bahkan tas-nya bisa membawa beban hingga 20 kg.

Produk-produk dari Dluwang ini awalnya dibuat untuk dipakai sendiri, namun ternyata banyak teman-teman dan kalangan dekat yang berminat dan membelinya. Melihat antusia serta sambutan positif tersebut Dluwang art mulai memasarkan produknya untuk dijual pada masyarakat luas. Serta berusaha terus untuk mengembangkan model serta kreasi baru.
------------------------------------------------------------------
Artikel Terkait:
Sepatu dari Koran Bekas
Menyulap Koran Bekas Menjadi Berkualitas
Berbagai produk dari koran bekas
------------------------------------------------------------------

Selasa, 22 Desember 2009

Memakai kembali koran bekas (Reuse)

| Fashion | Food | Craft |
Keyword: Go Green, Recycle, Reuse, Newspaper, Koran Bekas

-----------------------------------------------------------------
Semua yang membaca blog ini pasti sudah tahu mengenai recycle (mendaur ulang kembali barang) dan reduce (mengurangi pemakaian). Yang akan kita bahas sekarang adalah reuse (memakai kembali) koran-koran bekas, yang sebenarnya masih bisa digunakan untuk banyak hal. Inilah 10 hal yang dapat anda lakukan dengan koran bekas anda:
  1. Membersihkan kaca. Saya juga tidak tahu mengapa tetapi koran bekas bisa membuat kaca menjadi kinclong kembali. Langsung saja semprotkan pembersih kaca dan gunakan koran sebagai lap. Karena koran tidak terlalu menyerap air maka lebih baik menggunakan semprotan.
  2. Pengepakan barang. Apakah anda sedang berkemas untuk pindah rumah ataupun kantor, koran bekas bisa dipakai untuk mengepak barang di dalam kardus sebagai ganti styrofoam. Anda hanya perlu menggumpalkan koran menjadi bola-bola kecil. Kalau anda mau pindahan juga koran bisa dipakai sebagai pembungkus barang pecah belah seperti keramik atau gelas.
  3. Menyimpan keramik. Kalau anda memiliki barang pecah belah mahal, seperti piring-piring keramik, anda bisa memakai koran di antara piring tersebut agar lebih terjamin dan tidak bersenggolan.
  4. Pembungkus. Daripada memakai kertas coklat pembungkus buku, anda bisa gunakan koran sebagai pembungkus buku. Paling tidak kalau anda punya banyak koran, kalau bungkus buku tersebut robek bisa langsung diganti. Selain itu, bisa juga anda gunakan koran sebagai pembungkus kado. Kan yang penting isinya, bukan bungkusnya.
  5. Tatakan meja makan. Kalau anda sedang makan seafood dirumah seperti kepiting atau lobster rebus, lebih baik meja anda memakai tatakan koran agar bisa langsung dibuang. Koran juga bisa dipakai sebagai tatakan meja ketika anak anda membuat prakarya di rumah agar tidak berantakan.
  6. Tatakan lainnya. Selain tatakan meja makan, koran juga dipakai untuk tatakan sangkar burung, tempat penyimpanan panci, hingga kadang ada juga sebagai tatakan lemari baju. Kalau anda memakai koran sebagai tatakan untuk tempat tidur binatang peliharaan anda maka koran sangat baik dan lebih sehat karena tinta koran mengandung bahan yang menahan bakteri dan bisa dibilang tidak berbahaya bila termakan.
  7. Tambahan komposter. Koran bekas bisa menambah bahan kering untuk komposter sehingga kompos yang dihasilkan bisa lebih baik dan membantu proses kompos. Koran juga anda pakai untuk taman dan sebagai penahan rumput liar. Taruh koran diantara tanaman anda.
  8. Menghilangkan bau. Kalau anda memiliki sepatu apalagi sepatu bot yang bau, masukkan koran bekas untuk menghilangkan bau tersebut.
  9. Memerahkan tomat. Kalau anda punya tomat yang masih hijau atau kurang empuk, anda bisa bungkus dengan koran dan ketika anda buka, tomat tersebut akan menjadi merah. Kok bisa? Dalam proses tomat menjadi matang, tomat mengeluarkan gas ethylene, dan bungkus koran menjebak gas tersebut sehingga memerahkan tomat. Kalau mau lebih cepat lagi, anda bisa bungkus tomat bersama dengan pisang karena pisang mengeluarkan gas ethylene lebih banyak.
  10. Peralatan tambahan di mobil. Koran selalu perlu disimpan di mobil karena kalau anda ke tempat yang kotor dan tidak mau sepatu anda mengotori mobil, anda bisa pakai koran. Lebih dari itu, kalau mobil anda mandeg di lumpur maka koran bisa membantu traksi roda mobil agar bisa jalan lagi.
Kalau sudah terlalu banyak dan tidak terpakai, paling tidak koran juga tetap bisa dijual. Tetapi, kalau tidak terlalu perlu, maka tetap membaca koran melalui internet akan lebih baik. Untuk mendapatkan koran bekas? Mungkin bisa minta tetangga anda.

diambil dari: http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1111811327113102325
-----------------------------------------------------------------